Sabtu,28 maret 2020
•Tugas ke1
Remidial bab8 (otonomi daerah)
Remidial bab8 (otonomi daerah)
Tugas PKN bab 8 otonomi daerah
Pengertian Otonomi Daerah
Secara etimologi (harfiah), otonomi daerah berasal dari 2 kata yaitu "otonom" dan "daerah". Kata otonom dalam bahasa Yunani berasal dari kata "autos" yang berarti sendiri dan "namos" yang berarti aturan. Sehingga otonom dapat diartikan sebagai mengatur sendiri atau memerintah sendiri. Sedangkan daerah yaitu kesatuan masyarakat hukum yang mempunyai batas-batas wilayah. Jadi, otonomi daerah dapat diartikan sebagai kewenangan untuk mengatur sendiri kepentingan suatu masyarakat atau kewenangan untuk membuat aturan guna mengurus daerahnya sendiri.
Secara umum, pengertian otonomi daerah yang biasa digunakan yaitu pengertian otonomi daerah menurut UU No. 32 tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah. Dalam UU tersebut berbunyi otonomi daerah merupakan hak, wewenang, serta kewajiban daerah otonom guna mengurus dan mengatur sendiri urusan pemerintahan serta kepentingan masyarakatnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Menurut Kamus Hukum dan Glosarium, otonomi daerah merupakan kewenangan untuk mengatur serta mengurus kepentingan masyarakat setempat sesuai dengan prakarsa sendiri berdasarkan aspirasi dari masyarakat sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Menurut Encyclopedia of Social Scince, otonomi daerah merupakan hak sebuah organisasi sosial untuk mencukupi diri sendiri dan kebebasan aktualnya.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, otonomi daerah adalah hak, wewenang dan kewajiban daerah untuk mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Menurut Kamus Hukum dan Glosarium, otonomi daerah merupakan kewenangan untuk mengatur serta mengurus kepentingan masyarakat setempat sesuai dengan prakarsa sendiri berdasarkan aspirasi dari masyarakat sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Menurut Encyclopedia of Social Scince, otonomi daerah merupakan hak sebuah organisasi sosial untuk mencukupi diri sendiri dan kebebasan aktualnya.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, otonomi daerah adalah hak, wewenang dan kewajiban daerah untuk mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Pengertian Otonomi Daerah Menurut Para Ahli
- Menurut F. Sugeng Istianto: Otonomi Daerah adalah sebuah hak dan wewenang untuk mengatur serta mengurus rumah tangga daerah.
- Menurut Syarif Saleh: Otonomi Daerah merupakan hak yang mengatur serta memerintah daerahnya sendiri dimana hak tersebut merupakan hak yang diperoleh dari pemerintah pusat.
- Menurut Kansil: Otonomi Daerah adalah hak, wewenang, serta kewajiban daerah untuk mengatur serta mengurus daerahnya sendiri sesuai perundang-undangan yang masih berlaku.
- Menurut Widjaja: Otonomi Daerah merupakan salah satu bentuk desentralisasi pemerintahan yang pada dasarnya ditujukan untuk memenuhi kepentingan bangsa dan negara secara menyeluruh dengan upaya yang lebih baik dalam mendekatkan berbagai tujuan penyelenggaraan pemerintahan agar terwujudnya cita-cita masyarakat yang adil dan makmur.
- Menurut Philip Mahwood: Otonomi Daerah merupakan hak dari masyarakat sipil untuk mendapatkan kesempatan serta perlakuan yang sama, baik dalam hal mengekspresikan, berusaha mempertahankan kepentingan mereka masing-masing dan ikut serta dalam mengendalikan penyelenggaraan kinerja pemerintahan daerah.
- Menurut Benyamin Hoesein: Otonomi Daerah merupakan pemerintahan oleh dan untuk rakyat di bagian wilayah nasional Negara secara informal berada diluar pemerintah pusat.
- Menurut Mariun: Otonomi Daerah merupakan kewenangan atau kebebasan yang dimiliki pemerintah daerah agar memungkinkan mereka dalam membuat inisiatif sendiri untuk mengatur dan mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki daerahnya.
- Menurut Vincent Lemius: Otonomi Daerah adalah kebebasan/ kewenangan dalam membuat keputusan politik serta administrasi yang sesuai dengan peraturan perundang- undangan.
- Menurut F. Sugeng Istianto: Otonomi Daerah adalah sebuah hak dan wewenang untuk mengatur serta mengurus rumah tangga daerah.
- Menurut Syarif Saleh: Otonomi Daerah merupakan hak yang mengatur serta memerintah daerahnya sendiri dimana hak tersebut merupakan hak yang diperoleh dari pemerintah pusat.
- Menurut Kansil: Otonomi Daerah adalah hak, wewenang, serta kewajiban daerah untuk mengatur serta mengurus daerahnya sendiri sesuai perundang-undangan yang masih berlaku.
- Menurut Widjaja: Otonomi Daerah merupakan salah satu bentuk desentralisasi pemerintahan yang pada dasarnya ditujukan untuk memenuhi kepentingan bangsa dan negara secara menyeluruh dengan upaya yang lebih baik dalam mendekatkan berbagai tujuan penyelenggaraan pemerintahan agar terwujudnya cita-cita masyarakat yang adil dan makmur.
- Menurut Philip Mahwood: Otonomi Daerah merupakan hak dari masyarakat sipil untuk mendapatkan kesempatan serta perlakuan yang sama, baik dalam hal mengekspresikan, berusaha mempertahankan kepentingan mereka masing-masing dan ikut serta dalam mengendalikan penyelenggaraan kinerja pemerintahan daerah.
- Menurut Benyamin Hoesein: Otonomi Daerah merupakan pemerintahan oleh dan untuk rakyat di bagian wilayah nasional Negara secara informal berada diluar pemerintah pusat.
- Menurut Mariun: Otonomi Daerah merupakan kewenangan atau kebebasan yang dimiliki pemerintah daerah agar memungkinkan mereka dalam membuat inisiatif sendiri untuk mengatur dan mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki daerahnya.
- Menurut Vincent Lemius: Otonomi Daerah adalah kebebasan/ kewenangan dalam membuat keputusan politik serta administrasi yang sesuai dengan peraturan perundang- undangan.
Dasar Hukum Pelaksanaan Otonomi Daerah
- Undang Undang Dasar Tahun 1945 Amandemen ke-2 yang terdiri dari: Pasal 18 Ayat 1 - 7, Pasal 18A ayat 1 dan 2 dan Pasal 18B ayat 1 dan 2.
- Ketetapan MPR RI Nomor XV/MPR/1998 tentang Penyelenggaraan Otonomi Daerah.
- Ketetapan MPR RI Nomor IV/MPR/2000 mengenai Rekomendasi Kebijakan dalam Penyelenggaraan Otonomi Daerah.
- Undang Undang No. 32 Tahun 2004 mengenai Pemerintahan Daerah.
- Undang Undang No. 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Daerah dan Pusat.
- Undang Undang Dasar Tahun 1945 Amandemen ke-2 yang terdiri dari: Pasal 18 Ayat 1 - 7, Pasal 18A ayat 1 dan 2 dan Pasal 18B ayat 1 dan 2.
- Ketetapan MPR RI Nomor XV/MPR/1998 tentang Penyelenggaraan Otonomi Daerah.
- Ketetapan MPR RI Nomor IV/MPR/2000 mengenai Rekomendasi Kebijakan dalam Penyelenggaraan Otonomi Daerah.
- Undang Undang No. 32 Tahun 2004 mengenai Pemerintahan Daerah.
- Undang Undang No. 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Daerah dan Pusat.
Penerapan Otonomi Daerah
Penerapan (Pelaksanaan) otonomi daerah di Indonesia menjadi titik fokus penting dalam memperbaiki kesejahteraan rakyat. Pengembangan suatu daerah bisa disesuaikan oleh pemerintah daerah dengan potensi dan ciri khas daerah masing-masing. Otonomi daerah mulai diberlakukan di Indonesia berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah. Pada tahun 2004, Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 telah dianggap tidak sesuai lagi dengan perkembangan keadaan, ketatanegaraan, serta tuntutan penyelenggaraan otonomi daerah.Oleh karena itu maka Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 digantikan dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Sampai sekarang Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah telah mengalami banyak perubahan. Salah satunya yaitu Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang pemerintahan daerah.
Penerapan (Pelaksanaan) otonomi daerah di Indonesia menjadi titik fokus penting dalam memperbaiki kesejahteraan rakyat. Pengembangan suatu daerah bisa disesuaikan oleh pemerintah daerah dengan potensi dan ciri khas daerah masing-masing. Otonomi daerah mulai diberlakukan di Indonesia berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah. Pada tahun 2004, Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 telah dianggap tidak sesuai lagi dengan perkembangan keadaan, ketatanegaraan, serta tuntutan penyelenggaraan otonomi daerah.Oleh karena itu maka Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 digantikan dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Sampai sekarang Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah telah mengalami banyak perubahan. Salah satunya yaitu Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang pemerintahan daerah.
Tujuan Otonomi Daerah
-
- Untuk meningkatkan pelayanan masyarakat yang semakin baik.
- Keadilan Nasional.
- Pemerataan wilayah daerah.
- Mendorong pemberdayaan masyarakat.
- Menjaga hubungan baik antara pusat dengan daerah, antar pusat, serta antar daerah dalam rangka keutuhan NKRI.
- Untuk mengembangkan kehidupan yang demokrasi.
- Untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam menumbuhkan prakarsa dan kreativitas.
- Untuk mengembangkan peran dan fungsi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).
Secara konseptual, tujuan otonomi daerah di Indonesia dilandasi oleh tiga tujuan utama yaitu tujuan politik, tujuan administratif dan tujuan ekonomi.
- Tujuan politik dalam pelaksanaan otonomi daerah yaitu upaya untuk mewujudkan demokratisasi politik melalui partai politik dan DPRD.
- Tujuan administratif dalam pelaksanaan otonomi daerah yaitu adanya pembagian urusan pemerintahan antara pusat dengan daerah, termasuk pembaharuan manajemen birokrasi pemerintahan di daerah, serta sumber keuangan.
- Tujuan ekonomi dalam pelaksanaan otonomi daerah yaitu terwujudnya peningkatan indeks pembangunan manusia sebagai sarana peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia.
Adapun tujuan otonomi daerah menurut Undang-Undang No.32 Tahun 2004 yaitu:
- Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah kekuasaannya.
- Untuk meningkatkan Pelayanan umum di daerah kekuasaaannya.
- Untuk meningkatkan daya saing daerah.
- Untuk meningkatkan pelayanan masyarakat yang semakin baik.
- Keadilan Nasional.
- Pemerataan wilayah daerah.
- Mendorong pemberdayaan masyarakat.
- Menjaga hubungan baik antara pusat dengan daerah, antar pusat, serta antar daerah dalam rangka keutuhan NKRI.
- Untuk mengembangkan kehidupan yang demokrasi.
- Untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam menumbuhkan prakarsa dan kreativitas.
- Untuk mengembangkan peran dan fungsi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).
- Tujuan politik dalam pelaksanaan otonomi daerah yaitu upaya untuk mewujudkan demokratisasi politik melalui partai politik dan DPRD.
- Tujuan administratif dalam pelaksanaan otonomi daerah yaitu adanya pembagian urusan pemerintahan antara pusat dengan daerah, termasuk pembaharuan manajemen birokrasi pemerintahan di daerah, serta sumber keuangan.
- Tujuan ekonomi dalam pelaksanaan otonomi daerah yaitu terwujudnya peningkatan indeks pembangunan manusia sebagai sarana peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia.
- Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah kekuasaannya.
- Untuk meningkatkan Pelayanan umum di daerah kekuasaaannya.
- Untuk meningkatkan daya saing daerah.
Manfaat Otonomi Daerah
-
Otonomi daerah memberikan manfaat yang cukup efektif bagi pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Otonomi daerah memberikan hak dan wewenang kepada suatu daerah dalam mengatur urusannya sendiri. Sehingga dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat maupun pemerintah itu sendiri. Selain itu, pemerintah juga bisa melaksanakan tugasnya dengan lebih leluasa dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
- Otonomi daerah memberikan manfaat yang cukup efektif bagi pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Otonomi daerah memberikan hak dan wewenang kepada suatu daerah dalam mengatur urusannya sendiri. Sehingga dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat maupun pemerintah itu sendiri. Selain itu, pemerintah juga bisa melaksanakan tugasnya dengan lebih leluasa dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Prinsip Otonomi Daerah
-
- Prinsip otonomi seluas-luasnya merupakan prinsip otonomi daerah dimana daerah diberikan kewenangan dalam mengurus dan mengatur semua urusan pemerintahan yang meliputi kewenangan semua bidang pemerintahan, kecuali kewenangan terhadap bidang politik luar negeri, moneter, keamanan, agama, peradilan, keamanan, serta fiskal nasional.
- Prinsip otonomi nyata merupakan prinsip otonomi daerah dimana daerah diberikan kewenangan dalam menangani urusan pemerintahan yang berdasarkan tugas, wewenang, dan kewajiban yang secara nyata sudah ada dan dapat berpotensi untuk tumbuh, hidup dan berkembang sesuai dengan potensi dan ciri khas daerah.
- Prinsip otonomi yang bertanggung jawab merupakan prinsip otonomi yang dalam sistem penyelenggaraannya harus sesuai dengan tujuan dan maksud dari pemberian otonomi, yang bertujuan untuk memberdayakan daerahnya masing-masing dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat.
- Prinsip otonomi seluas-luasnya merupakan prinsip otonomi daerah dimana daerah diberikan kewenangan dalam mengurus dan mengatur semua urusan pemerintahan yang meliputi kewenangan semua bidang pemerintahan, kecuali kewenangan terhadap bidang politik luar negeri, moneter, keamanan, agama, peradilan, keamanan, serta fiskal nasional.
- Prinsip otonomi nyata merupakan prinsip otonomi daerah dimana daerah diberikan kewenangan dalam menangani urusan pemerintahan yang berdasarkan tugas, wewenang, dan kewajiban yang secara nyata sudah ada dan dapat berpotensi untuk tumbuh, hidup dan berkembang sesuai dengan potensi dan ciri khas daerah.
- Prinsip otonomi yang bertanggung jawab merupakan prinsip otonomi yang dalam sistem penyelenggaraannya harus sesuai dengan tujuan dan maksud dari pemberian otonomi, yang bertujuan untuk memberdayakan daerahnya masing-masing dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Asas Otonomi Daerah
-
Penyelenggaraan pemerintahan berpedoman pada asas umum penyelenggaraan negara yang meliputi:
- Asas kepastian hukum yaitu asas yang mementingkan landasan peraturan perundang-undangan dan keadilan dalam penyelenggaraan suatu negara.
- Asas tertip penyelenggara yaitu asas yang menjadi landasan keteraturan, keserasian serta keseimbangan dalam pengendalian penyelenggara negara.
- Asas kepentingan umum yaitu asas yang mengutamakan kesejahteraan umum dengan cara aspiratif, akomodatif, dan selektif.
- Asas keterbukaan yaitu asas yang membuka diri atas hak masyarakat untuk memperoleh informasi yang benar, jujur, serta tidak diskriminatif mengenai penyelenggara negara dengan tetap memperhatikan perlindungan atas hak asasi pribadi, golongan, dan rahasia negara.
- Asas proporsinalitas yaitu asas yang mengutamakan keseimbangan antara hak dan kewajiban.
- Asas profesionalitas yaitu asas yang mengutamakan keadilan yang berlandaskan kode etik dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
- Asas akuntabilitas yaitu asas yang menentukan bahwa setiap kegiatan dan hasil akhir dari kegiatan penyelenggara negara harus bisa dipertanggungjawabkan kepada rakyat atau masyarakat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi suatu negara sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
- Asas efisiensi dan efektifitas yaitu asas yang menjamin terselenggaranya kepada masyarakat dengan menggunakan sumber daya yang tersedia secara optimal dan bertanggung jawab.
Adapun tiga asas otonomi daerah yang meliputi:
- Asas desentralisasi yaitu penyerahan wewenang pemerintahan dari pemerintah kepada daerah otonom berdasarkan struktur NKRI.
- Asas dekosentrasi yaitu pelimpahan wewenang dari pemerintah kepada gubernur sebagai wakil pemerintah dan atau perangkat pusat daerah.
- Asas tugas pembantuan yaitu penugasan oleh pemerintah kepada daerah dan oleh daerah kepada desa dalam melaksanakan tugas tertentu dengan disertai pembiayaan, sarana, dan prasarana serta sumber daya manusia dengan kewajiban melaporkan pelaksanaannya dan mempertanggungjawabkan kepada yang berwenang.
Soal bab 8
- Jelaskan pengertian otonomi daerah menurut F. sugeng Istianto!
- Apa pengertian otonomi daerah menurut kamus besar bahasa Indonesia?
- Apa saja dasar hukum pelaksanaan otonomi daerah?
- Sebutkan 5 tujuan otonomi daerah!
- Apa yang dimaksud prinsip otonomi daerah seluas-luasnya?
Jawaban:
- Menurut F. Sugeng Istianto: Otonomi Daerah adalah sebuah hak dan wewenang untuk mengatur serta mengurus rumah tangga daerah.
- Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, otonomi daerah adalah hak, wewenang dan kewajiban daerah untuk mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
- Undang Undang Dasar Tahun 1945 Amandemen ke-2 yang terdiri dari: Pasal 18 Ayat 1 - 7, Pasal 18A ayat 1 dan 2 dan Pasal 18B ayat 1 dan 2. Ketetapan MPR RI Nomor XV/MPR/1998 tentang Penyelenggaraan Otonomi Daerah.Ketetapan MPR RI Nomor IV/MPR/2000 mengenai Rekomendasi Kebijakan dalam Penyelenggaraan Otonomi Daerah.Undang Undang No. 32 Tahun 2004 mengenai Pemerintahan Daerah.Undang Undang No. 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Daerah dan Pusat.
- Untuk meningkatkan pelayanan masyarakat yang semakin baik,Keadilan Nasional, Pemerataan wilayah daerah, Mendorong pemberdayaan masyarakat,Menjaga hubungan baik antara pusat dengan daerah, antar pusat, serta antar daerah dalam rangka keutuhan NKRI.
- Prinsip otonomi seluas-luasnya merupakan prinsip otonomi daerah dimana daerah diberikan kewenangan dalam mengurus dan mengatur semua urusan pemerintahan yang meliputi kewenangan semua bidang pemerintahan, kecuali kewenangan terhadap bidang politik luar negeri, moneter, keamanan, agama, peradilan, keamanan, serta fiskal nasional.
• Tugas ke2
Membuat poster dan filosofi
Filosofi:"kajian multiperspektif dan strategi pemberantasan korupsi dalam berbagai pendekatan"
Nama kelompok: - diva. -iva
- Suci. - fili
- Govina
• tugas ke3
Tugas tentang covid19
1. Menurut anda sebenarnya ancaman paling berpengaruh atas terjadinya covid-19 ini itu apa saja?. Berikan alasannya.
Jawab:
_- Lock down, diartikan sebagai sebuah situasi di mana orang tidak diperbolehkan masuk atau meninggalkan sebuah bangunan atau kawasan bebas karena kondisi darurat._
_- Dapat menyebabkan kelangkaan barang akibat lonjakan permintaan dalam waktu singkat. Sejumlah pihak meminta pemerintah mewaspadai ancaman inflasi sebagai dampak lanjutan akibat merebaknya virus corona._
2. Berdampak apa saja di k kehidupan:
1. Pribadi
2. Keluarga
3. Masyarakat
Serta apa saja yang seharusnya kalian lakukan agar bisa meminimalis pandemi ini?.
Jawab:
_1. Dampak negatif:_
_- stress karena merasa takut akan adanya virus tersebut
_Dampak positif:_
- Lebih menjaga kesehatan dan kebersihan._
_2. Dampak negatif:_
_- Penghasilan berkurang._
_Dampak positif:_
_- Lebih banyak waktu bersama keluarga._
_3. Dampak negatif:_
_- Gotong royong membersihkan area sekitarnya._
_Dampak positif:_
_- Penularan Covid-19 lebih cepat._
_Sebagai warga negara yang baik dan patuh pada pemerintah dan aturan kita hanya perlu disiplin terhadap kebijakan social distancing dan physical distancing (jaga jarak aman)
di rumah saja, menjaga kesehatan dan kebersihan, cuci tangan.
Untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 dan perekonomian Indonesia cepat pulih kembali.
3. Apakah dampak dari ketidaksadaran manusia?.
Jawab:
1.masih melaksanakan mudik dari ibu kota ke kampung halaman meski pemerintah sudah menghimbau._
2.Masih banyak masyarakat yang berkerumun di tempat keramaian seperti pasar dll.
3.Ketidaksadaran yang paling sering terjadi adalah membuang sampah sembarangan dan enggan melaksanakan hidup sehat.
4. Bisa membahayakan diri sendiri, orang lain, dan alam semesta.
• Tugas ke4
- Penyelenggaraan pemerintahan berpedoman pada asas umum penyelenggaraan negara yang meliputi:
- Asas kepastian hukum yaitu asas yang mementingkan landasan peraturan perundang-undangan dan keadilan dalam penyelenggaraan suatu negara.
- Asas tertip penyelenggara yaitu asas yang menjadi landasan keteraturan, keserasian serta keseimbangan dalam pengendalian penyelenggara negara.
- Asas kepentingan umum yaitu asas yang mengutamakan kesejahteraan umum dengan cara aspiratif, akomodatif, dan selektif.
- Asas keterbukaan yaitu asas yang membuka diri atas hak masyarakat untuk memperoleh informasi yang benar, jujur, serta tidak diskriminatif mengenai penyelenggara negara dengan tetap memperhatikan perlindungan atas hak asasi pribadi, golongan, dan rahasia negara.
- Asas proporsinalitas yaitu asas yang mengutamakan keseimbangan antara hak dan kewajiban.
- Asas profesionalitas yaitu asas yang mengutamakan keadilan yang berlandaskan kode etik dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
- Asas akuntabilitas yaitu asas yang menentukan bahwa setiap kegiatan dan hasil akhir dari kegiatan penyelenggara negara harus bisa dipertanggungjawabkan kepada rakyat atau masyarakat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi suatu negara sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
- Asas efisiensi dan efektifitas yaitu asas yang menjamin terselenggaranya kepada masyarakat dengan menggunakan sumber daya yang tersedia secara optimal dan bertanggung jawab.
- Asas desentralisasi yaitu penyerahan wewenang pemerintahan dari pemerintah kepada daerah otonom berdasarkan struktur NKRI.
- Asas dekosentrasi yaitu pelimpahan wewenang dari pemerintah kepada gubernur sebagai wakil pemerintah dan atau perangkat pusat daerah.
- Asas tugas pembantuan yaitu penugasan oleh pemerintah kepada daerah dan oleh daerah kepada desa dalam melaksanakan tugas tertentu dengan disertai pembiayaan, sarana, dan prasarana serta sumber daya manusia dengan kewajiban melaporkan pelaksanaannya dan mempertanggungjawabkan kepada yang berwenang.
Soal bab 8- Jelaskan pengertian otonomi daerah menurut F. sugeng Istianto!
- Apa pengertian otonomi daerah menurut kamus besar bahasa Indonesia?
- Apa saja dasar hukum pelaksanaan otonomi daerah?
- Sebutkan 5 tujuan otonomi daerah!
- Apa yang dimaksud prinsip otonomi daerah seluas-luasnya?
Jawaban:- Menurut F. Sugeng Istianto: Otonomi Daerah adalah sebuah hak dan wewenang untuk mengatur serta mengurus rumah tangga daerah.
- Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, otonomi daerah adalah hak, wewenang dan kewajiban daerah untuk mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
- Undang Undang Dasar Tahun 1945 Amandemen ke-2 yang terdiri dari: Pasal 18 Ayat 1 - 7, Pasal 18A ayat 1 dan 2 dan Pasal 18B ayat 1 dan 2. Ketetapan MPR RI Nomor XV/MPR/1998 tentang Penyelenggaraan Otonomi Daerah.Ketetapan MPR RI Nomor IV/MPR/2000 mengenai Rekomendasi Kebijakan dalam Penyelenggaraan Otonomi Daerah.Undang Undang No. 32 Tahun 2004 mengenai Pemerintahan Daerah.Undang Undang No. 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Daerah dan Pusat.
- Untuk meningkatkan pelayanan masyarakat yang semakin baik,Keadilan Nasional, Pemerataan wilayah daerah, Mendorong pemberdayaan masyarakat,Menjaga hubungan baik antara pusat dengan daerah, antar pusat, serta antar daerah dalam rangka keutuhan NKRI.
- Prinsip otonomi seluas-luasnya merupakan prinsip otonomi daerah dimana daerah diberikan kewenangan dalam mengurus dan mengatur semua urusan pemerintahan yang meliputi kewenangan semua bidang pemerintahan, kecuali kewenangan terhadap bidang politik luar negeri, moneter, keamanan, agama, peradilan, keamanan, serta fiskal nasional.
• Tugas ke2
Membuat poster dan filosofi
Filosofi:"kajian multiperspektif dan strategi pemberantasan korupsi dalam berbagai pendekatan"
Nama kelompok: - diva. -iva
- Suci. - fili
- Govina
• tugas ke3
Tugas tentang covid19
Tugas tentang covid19
1. Menurut anda sebenarnya ancaman paling berpengaruh atas terjadinya covid-19 ini itu apa saja?. Berikan alasannya.
Jawab:
_- Lock down, diartikan sebagai sebuah situasi di mana orang tidak diperbolehkan masuk atau meninggalkan sebuah bangunan atau kawasan bebas karena kondisi darurat._
_- Dapat menyebabkan kelangkaan barang akibat lonjakan permintaan dalam waktu singkat. Sejumlah pihak meminta pemerintah mewaspadai ancaman inflasi sebagai dampak lanjutan akibat merebaknya virus corona._
2. Berdampak apa saja di k kehidupan:
1. Pribadi
2. Keluarga
3. Masyarakat
Serta apa saja yang seharusnya kalian lakukan agar bisa meminimalis pandemi ini?.
Jawab:
_1. Dampak negatif:_
_- stress karena merasa takut akan adanya virus tersebut
_Dampak positif:_
- Lebih menjaga kesehatan dan kebersihan._
_2. Dampak negatif:_
_- Penghasilan berkurang._
_Dampak positif:_
_- Lebih banyak waktu bersama keluarga._
_3. Dampak negatif:_
_- Gotong royong membersihkan area sekitarnya._
_Dampak positif:_
_- Penularan Covid-19 lebih cepat._
_Sebagai warga negara yang baik dan patuh pada pemerintah dan aturan kita hanya perlu disiplin terhadap kebijakan social distancing dan physical distancing (jaga jarak aman)
di rumah saja, menjaga kesehatan dan kebersihan, cuci tangan.
Untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 dan perekonomian Indonesia cepat pulih kembali.
3. Apakah dampak dari ketidaksadaran manusia?.
Jawab:
1.masih melaksanakan mudik dari ibu kota ke kampung halaman meski pemerintah sudah menghimbau._
2.Masih banyak masyarakat yang berkerumun di tempat keramaian seperti pasar dll.
3.Ketidaksadaran yang paling sering terjadi adalah membuang sampah sembarangan dan enggan melaksanakan hidup sehat.
4. Bisa membahayakan diri sendiri, orang lain, dan alam semesta.
• Tugas ke4
Tugas ke 4 PKN wawasan Nusantara, Iva Febriyanti
Nama:Iva febriyanti
Kelas : Xto1
No : 18
Tugas/ soal!
1. Jelaskan pengertian wawasan Nusantara
- wawasan Nusantara menurut ketetapan MPR tahun 1999
• Cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya yang serba beragam dan bernilai strategis Dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta kesatuan wilayah dalam menyelenggarakan kehidupan bermasyarakat, berbangsa,dan bernegara.
• Pengertian Wawasan nusantara menurut Wikipedia adl Cara pandang bangsa indonesia terhadap rakyat, bangsa dan wilayah NKRI yang meliputi darat, laut, dab udara di atas sebagai satu kesatuan politik, ekonomi, sosial budaya, dan pertahanan keamanan.
2. Sebutkan dan jelaskan asas² dlm konsep!
Asas wawasan nusantara (ketentuan yang harus di patuhi dalam mewujudkan nusantara).
-Kepentingan yang sama yaitu cara pandang terhadap bangsa dan negara.
-Keadilan yaitu kesesuaian pembagian hasil dengan jerih payah dan pembagian kegiatan baik perorangan, kelompok, maupun daerah.
-Kejujuran yaitu kebenaran berfikir, berkata dan bertindak sesuai realita demi kemajuan bangsa dan negara.
-Solidaritas yaitu kerjasama setia kawan, dan peduli sesama.
-Kerjasama yaitu adanya koordinasi untuk mencapai sinergitas.
- Kesetiaan kepada bangsa dan negara.
3. Tuliskan dan jelaskan unsur² dasar konsep wawasan nusantara.
1.Wadah
Meliputi kekayaan alam dan penduduk dengan beragam budaya.
2.Isi
Aspirasi bangsa yang bertujuan untuk mencapai tatanan kehidupan bermasyarakat yang ideal di Negara Kesatuan Republik Indonesia.
3.Tata laku
Pertemuan antara wadah dan isi yang mengasilkan mentalitas dan cita-cita bersama untuk menjadikan Indonesia yang inklusif dan membangun.
4. Tuliskan fungsi dari wawasan Nusantara.
• sebagai pedoman, motivasi, dorongan, serta rambu rambu dalam menentukan segala kebijakan, keputusan, dan tindakan bagi penyelenggara di tingkat pusat dan daerah maupun bagi seluruh rakyat Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat, bernegara dan berbangsa
•Secara khusus wawasan Nusantara berfungsi sebagai
1. KONSEP KETAHANAN NASIONAL, yaitu dijadikan konsep pembangunan nasional, pertahanan keamanan, dan kewilayahan.
2. WAWASAN PEMBANGUNAN dengan kesatuan politik,ekonomi sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan.
3. WAWASAN PERTAHANAN DAN KEAMANAN NEGARA, yang merupakan pandangan geopolitik Indonesia dalam lingkup tanah air Indonesia sebagai satu kesatuan yang meliputi seluruh wilayah Indonesia dan segenap kekuatan negara
4. WAWASAN KEWILAYAHAN untuk menghindari sengketa dengan negara tetangga.
5. Baagaimana latar belakang terbentuknya wawasan Nusantara dalam konteks NKRI? Dan apa yang terjadi jika Indonesia tidak memiliki konsep wawasan Nusantara?
LATAR BELAKANG WAWASAN NUSANTARA
• Flasafah Pancasila dimana nilai nilai yang mendasari antara lain penerapan hak asasi manusia, mengutamakan kepentingan masyarakat daripada individu pengambilan keputusan melalui musyawarah.
2. ASPEK KEWILAYAHAN dimana pengaruh geografi harus diperhitungkan.
3. ASPEK SOSIAL BUDAYA dimana Indonesia mempunyai beragam budaya
4. ASPEK SEJARAH dimana dari sejarah bangsa Indonesia tidak menginginkan perpecahan antar elemen bangsa
Jika tdk ada wawasan Nusantara maka negara Indonesia akan hancur, pecah belah, dan kacau. mengapa? karena tdk ada nya sikap dalam mementingkan persatuan dan kesatuan dan hanya mementingkan diri sendiri.
Nama:Iva febriyanti
Kelas : Xto1
No : 18
Tugas/ soal!
1. Jelaskan pengertian wawasan Nusantara
- wawasan Nusantara menurut ketetapan MPR tahun 1999
• Cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya yang serba beragam dan bernilai strategis Dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta kesatuan wilayah dalam menyelenggarakan kehidupan bermasyarakat, berbangsa,dan bernegara.
• Pengertian Wawasan nusantara menurut Wikipedia adl Cara pandang bangsa indonesia terhadap rakyat, bangsa dan wilayah NKRI yang meliputi darat, laut, dab udara di atas sebagai satu kesatuan politik, ekonomi, sosial budaya, dan pertahanan keamanan.
2. Sebutkan dan jelaskan asas² dlm konsep!
Asas wawasan nusantara (ketentuan yang harus di patuhi dalam mewujudkan nusantara).
-Kepentingan yang sama yaitu cara pandang terhadap bangsa dan negara.
-Keadilan yaitu kesesuaian pembagian hasil dengan jerih payah dan pembagian kegiatan baik perorangan, kelompok, maupun daerah.
-Kejujuran yaitu kebenaran berfikir, berkata dan bertindak sesuai realita demi kemajuan bangsa dan negara.
-Solidaritas yaitu kerjasama setia kawan, dan peduli sesama.
-Kerjasama yaitu adanya koordinasi untuk mencapai sinergitas.
- Kesetiaan kepada bangsa dan negara.
3. Tuliskan dan jelaskan unsur² dasar konsep wawasan nusantara.
1.Wadah
Meliputi kekayaan alam dan penduduk dengan beragam budaya.
2.Isi
Aspirasi bangsa yang bertujuan untuk mencapai tatanan kehidupan bermasyarakat yang ideal di Negara Kesatuan Republik Indonesia.
3.Tata laku
Pertemuan antara wadah dan isi yang mengasilkan mentalitas dan cita-cita bersama untuk menjadikan Indonesia yang inklusif dan membangun.
4. Tuliskan fungsi dari wawasan Nusantara.
• sebagai pedoman, motivasi, dorongan, serta rambu rambu dalam menentukan segala kebijakan, keputusan, dan tindakan bagi penyelenggara di tingkat pusat dan daerah maupun bagi seluruh rakyat Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat, bernegara dan berbangsa
•Secara khusus wawasan Nusantara berfungsi sebagai
1. KONSEP KETAHANAN NASIONAL, yaitu dijadikan konsep pembangunan nasional, pertahanan keamanan, dan kewilayahan.
2. WAWASAN PEMBANGUNAN dengan kesatuan politik,ekonomi sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan.
3. WAWASAN PERTAHANAN DAN KEAMANAN NEGARA, yang merupakan pandangan geopolitik Indonesia dalam lingkup tanah air Indonesia sebagai satu kesatuan yang meliputi seluruh wilayah Indonesia dan segenap kekuatan negara
4. WAWASAN KEWILAYAHAN untuk menghindari sengketa dengan negara tetangga.
5. Baagaimana latar belakang terbentuknya wawasan Nusantara dalam konteks NKRI? Dan apa yang terjadi jika Indonesia tidak memiliki konsep wawasan Nusantara?
LATAR BELAKANG WAWASAN NUSANTARA
• Flasafah Pancasila dimana nilai nilai yang mendasari antara lain penerapan hak asasi manusia, mengutamakan kepentingan masyarakat daripada individu pengambilan keputusan melalui musyawarah.
2. ASPEK KEWILAYAHAN dimana pengaruh geografi harus diperhitungkan.
3. ASPEK SOSIAL BUDAYA dimana Indonesia mempunyai beragam budaya
4. ASPEK SEJARAH dimana dari sejarah bangsa Indonesia tidak menginginkan perpecahan antar elemen bangsa
Jika tdk ada wawasan Nusantara maka negara Indonesia akan hancur, pecah belah, dan kacau. mengapa? karena tdk ada nya sikap dalam mementingkan persatuan dan kesatuan dan hanya mementingkan diri sendiri.
Kelas : Xto1
No : 18
Tugas/ soal!
1. Jelaskan pengertian wawasan Nusantara
- wawasan Nusantara menurut ketetapan MPR tahun 1999
• Cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya yang serba beragam dan bernilai strategis Dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta kesatuan wilayah dalam menyelenggarakan kehidupan bermasyarakat, berbangsa,dan bernegara.
• Pengertian Wawasan nusantara menurut Wikipedia adl Cara pandang bangsa indonesia terhadap rakyat, bangsa dan wilayah NKRI yang meliputi darat, laut, dab udara di atas sebagai satu kesatuan politik, ekonomi, sosial budaya, dan pertahanan keamanan.
2. Sebutkan dan jelaskan asas² dlm konsep!
Asas wawasan nusantara (ketentuan yang harus di patuhi dalam mewujudkan nusantara).
-Kepentingan yang sama yaitu cara pandang terhadap bangsa dan negara.
-Keadilan yaitu kesesuaian pembagian hasil dengan jerih payah dan pembagian kegiatan baik perorangan, kelompok, maupun daerah.
-Kejujuran yaitu kebenaran berfikir, berkata dan bertindak sesuai realita demi kemajuan bangsa dan negara.
-Solidaritas yaitu kerjasama setia kawan, dan peduli sesama.
-Kerjasama yaitu adanya koordinasi untuk mencapai sinergitas.
- Kesetiaan kepada bangsa dan negara.
3. Tuliskan dan jelaskan unsur² dasar konsep wawasan nusantara.
1.Wadah
Meliputi kekayaan alam dan penduduk dengan beragam budaya.
2.Isi
Aspirasi bangsa yang bertujuan untuk mencapai tatanan kehidupan bermasyarakat yang ideal di Negara Kesatuan Republik Indonesia.
3.Tata laku
Pertemuan antara wadah dan isi yang mengasilkan mentalitas dan cita-cita bersama untuk menjadikan Indonesia yang inklusif dan membangun.
4. Tuliskan fungsi dari wawasan Nusantara.
• sebagai pedoman, motivasi, dorongan, serta rambu rambu dalam menentukan segala kebijakan, keputusan, dan tindakan bagi penyelenggara di tingkat pusat dan daerah maupun bagi seluruh rakyat Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat, bernegara dan berbangsa
•Secara khusus wawasan Nusantara berfungsi sebagai
1. KONSEP KETAHANAN NASIONAL, yaitu dijadikan konsep pembangunan nasional, pertahanan keamanan, dan kewilayahan.
2. WAWASAN PEMBANGUNAN dengan kesatuan politik,ekonomi sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan.
3. WAWASAN PERTAHANAN DAN KEAMANAN NEGARA, yang merupakan pandangan geopolitik Indonesia dalam lingkup tanah air Indonesia sebagai satu kesatuan yang meliputi seluruh wilayah Indonesia dan segenap kekuatan negara
4. WAWASAN KEWILAYAHAN untuk menghindari sengketa dengan negara tetangga.
5. Baagaimana latar belakang terbentuknya wawasan Nusantara dalam konteks NKRI? Dan apa yang terjadi jika Indonesia tidak memiliki konsep wawasan Nusantara?
LATAR BELAKANG WAWASAN NUSANTARA
• Flasafah Pancasila dimana nilai nilai yang mendasari antara lain penerapan hak asasi manusia, mengutamakan kepentingan masyarakat daripada individu pengambilan keputusan melalui musyawarah.
2. ASPEK KEWILAYAHAN dimana pengaruh geografi harus diperhitungkan.
3. ASPEK SOSIAL BUDAYA dimana Indonesia mempunyai beragam budaya
4. ASPEK SEJARAH dimana dari sejarah bangsa Indonesia tidak menginginkan perpecahan antar elemen bangsa
Jika tdk ada wawasan Nusantara maka negara Indonesia akan hancur, pecah belah, dan kacau. mengapa? karena tdk ada nya sikap dalam mementingkan persatuan dan kesatuan dan hanya mementingkan diri sendiri.

Komentar
Posting Komentar